Penanganan sumber daya manusia agar lebih
memberikan kontribusi positif bagi organisasi perlu dilakukan suatu manajemen
terhadap sumber daya manusia untuk menggali potensi-potensi yang ada agar dapat
dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai
manajemen sumber daya manusia, terlebih dahulu penulis mengutip beberapa
pengertian sumber daya manusia itu sendiri.
Menurut Hasibuan (2000:241), Sumber daya
manusia adalah kemampuan terpadu dari daya fikir dengan fisik yang dimiliki seorang
individu yang sangat menentukan kecepatan dan ketepatan kualitas hasil
pekerjaan, sehingga bila semua jenis dan sumber tingkat kerja dipadukan dengan
baik akan didapatkan irama kerja yang dinamis dan produktif.sedangkan menurut
Fathoni (2006:11) sumber daya manusia adalah merupakan kekayaan yang paling
penting,yang dimiliki oleh suatu organisasi sedangkan manajemen yang efektif
adalah kunci bagi keberhasilan organisasi tersebut.
Kemudian Nawawi (2000:40), mendefinisikan
sebagai berikut:
1. Sumber
daya manusia adalah manusia yang bekerja di lingkungan
organisasi disebut juga personil, tenaga kerja
atau karyawan.
2. Sumber
daya manusia adalah potensi sebagai penggerak organisasi
dalam mewujudkan eksistensinya.
3. Sumber
daya manusia merupakan aset dan berfungsi sebagai modal (non material dan non
finansial).
Beberapa pengertian yang dikemukakan di atas dapat
ditarik kesimpulan sumber daya manusia adalah manusia yang bekerja dalam sebuah
organisasi yang dijadikan sebagai aset dan modal dikarenakan manusia memiliki
potensi yang sangat besar untuk menentukan keberhasilan organisasi dalam
mewujudkan tujuannya.
Selanjutnya pengertian manajemen sumber daya manusia,
penulis mengutip pendapat Hasibuan
(2006:10), manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan
dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan
perusahaan, karyawan dan masyarakat.
Menurut Panggabean (2002:15), manajeman sumber daya
manusia dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang terdiri atas perencanaan,
pengorganisasian, pemimpinan dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan
dengan analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembangan,
kompensasi, promosi, dan pemutusan hubungan kerja guna mencapai tujuan yang
telah ditetapkan.kemudian Alwi (2001:6), mendefinisikan sebagai berikut :
1. Manajemen sumber daya manusia adalah bagaimana orang-orang dapat dikelolah
dengan cara yang terbaik dalam kepentingan organisasi.
2. Manajemen sumber daya manusia adalah suatu metode memaksimumkan hasil dari
sumber daya tenaga kerja dengan mengintegrasikan manajemen sumber daya manusai
ke dalam strategi bisnis.
3. Manajemen sumber daya manusia adalah pendekatan yang khas terhadap
manajemen tenaga kerja yang berusaha me4ncapai keunggulan kompetitif melalui
pengembangan strategi dari tenaga kerja yang mampu memiliki komitmen tinggi
dengan menggunakan tatanan kultur yang integrated, struktural dan tehnik-tehnik
personel.
ketiga definisi itu dikemukakan dalam visi, misi,
kapasitas pengalaman praktek, kultur,lingkup organisasi dan orientasi pandangan
yang mungkin yang mungkin berbeda tetapi dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen
sumber daya manusia berkaitan dengan cara pengelolaan sumber daya insani dalam
organisasi dan lingkungan yang mempengaruhinya agar mampu memberikan kontribusi
secara optimal bagi tujuan organisasi.
Simamorah (1999:154), memberi pengertian bahwa manajemen
sumber daya manusia adalah rangkaian mengenai strategi, proses dan aktifitas
yang didesain untuk menunjang tujuan perusahaan dengan cara mengintegrasikan
kebutuhan perusahaan dan individu.
Dari beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa
manajemen sumber daya manusia merupan suatu proses yang mengatur hubungan dan
peranan tenaga kerja yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian,
pemimpinan, dan pengendalian kegiatan-kegiatan
yang berkaitan dengan analisis dan evaluasi pekerjaan, pengadaan,
pengembangan, kompensasi, promosi, dan pemutusan hubungan kerja untuk mencapai
tujuan perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar